Inflow Bitcoin ETF Rekor $1,2 Miliar dalam Seminggu, Institusi Kembali Aggresif Masuk Pasar Kripto – VEC AI News
Spot Bitcoin ETF di Amerika Serikat mencatat inflow bersih sebesar $1,2 miliar dalam satu minggu terakhir pada Maret 2026. Angka ini menjadi inflow mingguan terbesar dalam tiga bulan terakhir dan memberikan sinyal kuat bahwa investor institusional mulai kembali agresif masuk ke pasar kripto setelah periode outflow yang cukup menyakitkan di Januari dan Februari.
Menurut data real-time dari Farside Investors dan SoSoValue, BlackRock’s iShares Bitcoin Trust (IBIT) menjadi kontributor terbesar dengan inflow lebih dari $680 juta dalam periode tersebut. Fidelity Wise Origin Bitcoin Fund (FBTC) dan beberapa ETF lainnya juga mencatat inflow positif yang signifikan. Total aset under management dari seluruh Bitcoin ETF spot kini telah mendekati $95 miliar, setara dengan sekitar 6,8% dari total market capitalization Bitcoin saat ini.
Latar belakang pemulihan inflow yang kuat ini dipengaruhi oleh beberapa faktor penting. Pertama, kemajuan signifikan dalam pembahasan CLARITY Act di Kongres AS yang semakin mendekati tahap akhir. Kedua, data inflasi AS yang dirilis pekan lalu lebih rendah dari ekspektasi pasar, sehingga mengurangi tekanan hawkish dari Federal Reserve. Ketiga, stabilisasi harga Bitcoin di atas level support psikologis $68.000 telah meningkatkan kepercayaan investor.
Dari sisi on-chain, analisis Glassnode menunjukkan bahwa holder jangka panjang (long-term holders) justru memanfaatkan periode koreksi sebelumnya untuk menambah posisi mereka. Sementara itu, volume perdagangan di pasar derivatif tetap tinggi, mengindikasikan bahwa minat spekulatif dari trader profesional masih sangat aktif. Chart teknikal Bitcoin juga menunjukkan pola bullish continuation dengan RSI yang mulai keluar dari zona oversold.
Perkembangan regulasi menjadi salah satu katalis utama. Klasifikasi Bitcoin sebagai digital commodity oleh SEC dan CFTC pada pertengahan Maret memberikan kepastian hukum yang lebih besar. Selain itu, rumor bahwa Morgan Stanley dan beberapa bank Wall Street besar sedang mempersiapkan pengajuan ETF Bitcoin sendiri semakin memperkuat sentimen positif di kalangan institusi.
Analis pasar memprediksi bahwa jika inflow mingguan terus bertahan di atas level $800 juta, Bitcoin berpotensi menguji resistance berikutnya di kisaran $75.000 hingga $78.000 dalam waktu dekat. Namun, risiko masih ada, terutama dari kebijakan moneter Fed dan perkembangan geopolitik global yang dapat memicu volatilitas tinggi.
Insight penutup: Inflow Bitcoin ETF sebesar $1,2 miliar dalam seminggu ini menjadi konfirmasi bahwa fase akumulasi institusional sedang berlangsung. Meskipun pasar kripto tetap volatile, dukungan dari investor institusional jangka panjang semakin kuat dan menjadi fondasi penting untuk pertumbuhan di paruh kedua tahun 2026. Investor ritel disarankan untuk terus memantau data ETF flow mingguan sebagai indikator sentimen institusional yang paling akurat saat ini. Artikel ini hanya bertujuan memberikan informasi dan bukan merupakan saran investasi finansial. Setiap keputusan investasi harus didasarkan pada riset mandiri dan pertimbangan risiko pribadi.
Sumber: CoinDesk, Farside Investors, Glassnode, Bloomberg, SoSoValue (Maret 2026)